nonton bareng, Milly & Mamet..

milly mamet

Dalam rangka long weekend yang ga kemana-mana banget di minggu (tahun lalu) kemarin, akhirnya saya & suami berencana nonton bareng orang rumah di bioskop weekend kemarin. Dari suami, anak, adek sampe mbaknya plincess juga saya ajak. Secara long weekend gini, trus ada promo BUY 1 GET 1 di TIX ID *eaaaa 😎 * Waktu itu, saya milih nonton Milly & Mamet karena mbaknya plincess bisanya nonton filem Indonesia, ga doyan yang barat-barat katanya. Dan ternyata, saya ga salah pilih filem.

Jadi milly mamet ini bercerita tentang Milly yang biasanya agak ngebully Mamet tapi akhirnya nikah sama Mamet, btw ini tentang milly aja yah, geng A2DC tetap nongol disini tapi sebagai pelengkap aja * tsaahhh.. hehehe.. ceritanya benar-benar seperti di kehidupan sehari-hari kita. Milly yang dulunya wanita karir akhirnya memilih untuk menjadi full time mommy untuk mengurus anaknya. Sedangkan Mamet, yang awalnya sempat menjadi juru masak, akhirnya kerja bantuin bapak mertuanya di usaha konveksi. Mamet tiba-tiba ingin mengikuti passionnya di bidang kuliner setelah teman lamanya, Alex (yang diperankan oleh julie estelle) menghubungi dia untuk kerja sama dalam membangun sebuah restoran. “pokoknya lo tinggal masak, urusan lain gue yang tanganin” begitu kira-kira ucapan alex ke Mamet. Ternyata kerja di restaurant cukup menyita waktu Mamet untuk keluarga, belum lagi tiba-tiba Milly ingin kembali kerja, walopun kerjanya bantuin papanya di konveksi karena papanya mulai sakit-sakitan.

Continue reading

Advertisements
Posted in Uncategorized | Tagged , | Leave a comment

Annyong, plincess..

“Pokonya kalo di korea nanti, kita ke gedung YG, SM dan JYP yah”ujarku ke suami

“Iyya sayang, kali aja ketemu blackpink pas depan kantor YG” balas suami

Sebagai sesama pecinta musik korea, saya dan suami sudah merencanakan ke gedung-gedung agensi terkenal di korea. Ya kan kali-kali aja bisa ketemuan sama artessnya *ngarep amat* πŸ˜† Trus bagaimana korea? Modern banget yaa. Karena saya travellingnya waktunya mepet dan sempat terhalang hujan, belum lagi membawa anak bayik yang lagi aktif-aktifnya, jadi saya ga bisa terlalu banyak jalan (dan shopping πŸ˜†). Trus akhirnya cuman ke:

1. Myeondong

Hari pertama saya habiskan dengan keliling disekitar hotel dan keliling lotte mart terdekat karena menunggu suami yang baru nyampe sore. Besok malamnya, kami nekat-nekatin ke myeondong karena ternyata jarak penginapan jauh bangett dari myeondong. Apakah saya capek? tentu saja. Apakah saya bahagia? sangatttttttt bahagia hhahahahaa.. disinilah pusat skincare, makeup, tempat nyobain makanan kaki lima, atau tempat nongkrong. Pas saya masuk innisfree, ternyata mereka lagi sale 50% hampir all item dan tentu saja saya kalap dan meninggalkan suami yang lagi asyik maen pokemon sambil nidurin plincess di cafenya.

WhatsApp Image 2018-12-17 at 12.09.34 AM (2)

2. Namsan tower

Tidakk, saya tidak meninggalkan gembok cinta yang posesif itu disini. Karena katanya, nanti gembok itu juga akan diambil kembali karena gembok-gembok disana sudah kebanyakan. Waktu kesana, masih pagi. Banyak orang-orang, yang tua maupun yang muda berjalan kaki sampai keatas. Disini juga kita bisa ngeliat kota seoul dari ketinggian. Katanya sih kalo malam lebih cantik.

15449672948088352961481992484605.jpeg

our little plincess..

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

Flight with toddler..

Saya agak deg-degan waktu mengetahui saya harus ke korea hanya berdua dengan plincess. Karena ayahnya sudah terlebih dahulu berangkat karena tugas disana. Saya ga nyangka sih, setelah kepingin bangetttt ke korea dari jaman dulu, yang sempat gagal dan hangus tiketnya, akhirnya di detik-detik terakhir H-3 saya malah memesan tiketnya. Terlebih ketika tahu ada GOTF saat itu, dan berhasil mendapatkan tiket yang cukup murah * alhamdulillahh rejeki anak soleha hehehe*

WhatsApp Image 2018-12-04 at 4.46.19 PM
Malam itu, jadilah kami berdua berangkat dari rumah. Pesawatnya sendiri jam 12 malam dan akan tiba pagi hari di korea. Di perjalanan ke bandara, plincess sudah ngantuk-ngantuk, kepalanya beberapa kali oleng. Tapi tetap saya ajak dia ngobrol agar tetap terjaga. Membiarkan anak main atau terjaga sampai dia capek lalu terlelap dengan pulas di pesawat nanti, itu rencana saya. Dan rencana saya lumayan berhasil, sesampai di bandara, plincess malah on fire. Ga bisa diem dan maunya mainn mulukk, habis main, dia minta makan kentang goreng *ya allah nakΒ πŸ˜…*

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

LDR?

Ada yang pernah jauh dari anak? mungkin walopun cuman beberapa hari, atau beberapa minggu bahkan bulanan?. Kalo saya cukup beberapa minggu saja, jangan sampai deh bulanan. Anak saya, plincess alias Rara, senang sekali kalo diajak keluar rumah. Entah itu ke mall, ke warung atau cukup keliling-keliling gang saja. Pokoknya kalo melihat kami mau keluar selain ke kantor, Rara biasanya ikutan mengambil sendalnya juga. Sampai akhirnya Rara berlibur ke Makassar, di rumah kakek neneknya. Jangan ditanya bagaimana senangnya dia waktu dikasih tahu kalo kita mau naik pesawat. Plincess senang, emak bapaknya sedih. Secara ini pertama kalinya kami pisah lumayan agak lama dengan dia. Kakek neneknya minta waktu 2 minggu buat plincess liburan, kami sanggupin karena jarang-jarang juga mereka ketemu.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , | Leave a comment

Hongkong, jangan?

 

” buk, kalau punya anak dibawah 2 tahun, travelling deh sekali-kali. Karena anak dibawah 2 tahun cuman dikenakan biaya 10% dari harga tiketnya. “

 

Saya langsung teringat perkataan seorang teman ketika Garuda Online Travel Fair berlangsung. Lalu karena harga yang cukup murah maka kami memilih Hongkong untuk liburan kali ini. Sebenarnya Hongkong tidak masuk didalam list saya, tapi karena harga tiket yang murah dan tidak membutuhkan visa, jadi cuss lah.

Sebelum mendarat saya sudah dibuat takjub oleh gedung-gedung tingginya yang berada di wilayah perbukitan. Karena memang kontur wilayah Hongkong dataran yang berbukit-bukit dan harga tanah disini mahal bingitssssssss, jadiya penduduknya lebih memilih tinggal di apartemen daripada rumah. Beruntunglah kita wahai indonesian! πŸ™‚

This slideshow requires JavaScript.

Lalu, ke Hongkong kemana aja? ngapain aja? sebenarnya ke Hongkong itu lebih tepatnya untuk shopping. Tapi karena saya (dulu) traveller hemat (nan kere) maka shopping ga terlalu saya masukkan kedalam list to do saya. Nyesel? bangettttttt! tapi yasudahlah, insya allah akan ada waktunya buat kembali (shopping) lagi kesana #KodeKeSuami. Kami sengaja mengambil flight pagi agar tidak kemalaman sampai disana. Hari pertama kami ke Tian Tan Buddha dan lanjut ke The Peak. Big Buddha sendiri terletak di Pulau Lantau, 1 pulau dengan Disneyland. Dari tempat kami menginap, Wan chai, kami mengambil MTR menuju stasiun central, kemudian pindah ke jalur Lantau Island lalu turun di stasiun Tun Chung dilanjutkan dengan bus sekitar 40 menit, tapi bisa juga dengan menggunakan cable car sebagai opsi lain. Tentu saja dengan membayar sekitar 130 HKD, tentunya akan tiba lebih cepat plus disuguhi pemandangan ciamik dan menegangkan (katanya) karena bagian bawah cable carnya kaca transparan.

metro

pic taken from google

This slideshow requires JavaScript.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

preloved (?)

Ibu saya sedikit terkejut ketika melihat saya memposting foto salah satu lipstik di internet

“kenapa difoto-foto lipstiknya?” tanyanya

“buat dijual bu, sayang belinya lumayan mahal tapi dipake cuman hitungan jari” jawabku

“emang ada yang beli lipstik bekas?” tanyanya heran

“hehehe..ya ada aja bu yang mau”

Beberapa waktu lalu saya memang mem-preloved-kan (baca: menjual kembali barang yang pernah/tidak dipakai lagi) skincare & kosmetik. Kalo dulu, mungkin banyak orang masih berpikir ratusan kali untuk membeli barang bekas. Contohnya: “ihh..itu kan baju bekas, kalo orangnya dulu panuan, bisa ketular dong kita” Kalo beli baju bekas juga jangan asal beli, liat kondisi barangnya..dan jangan sekali-kali beli pakaian dalam bekas, jangan lupa sebelum dipake dicuci dengan air hangat ya. Trus ada juga yang.. ” ihh..serius mau beli skincare bekas? ntar jangan-jangan sudah expired lagi” teliti sebelum membeli. Coba tanyakan pada penjualnya tanggal expired produknya (sekarang sih biasanya suka difotoin juga tanggal expirednya di foto produknya) dan kapan pertama kali kemasan dibuka. Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , | Leave a comment

mengASIhi ketika umroh

Alhamdulillah beberapa bulan yag lalu saya diberi kesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh bersama suami. Sebenarnya rencana umroh sudah ada dari tahun lalu, tapi dikarenakan saya hamil, maka rencana itu kami undur. Pertanyaan pertama ketika kami memutuskan untuk umroh adalah…apakah plincess a.k.a anak kami perlu dibawa? Ini semacam dilema bin galau buat emaknya, secara emaknya ga pernah pisah semalam pun dari plincess karena plincess selalu bangun malam2 buat minta nen.

“bawa ajaaa, kan masih kecil ini, masih gampang digendong kemana-mana. Banyak kok sekarang ibu2 yang membawa anaknya, apalagi orang arab”

“ga usah, nanti kamu ibadahnya ga terlalu khusuk karena harus ngurus anak, butuh tenaga extra kalo bawa anak”

Dan, kami memutuskan untuk menitipkan plincess ke abah dan umminya selama kami umroh 😦 lalu pertanyaan lain pun muncul. Kalo plincess ga dibawa, berarti saya harus e-ping (exclusive pumping) selama disana dong! Jeng jeng!!!!!. Dalam hati saya keder juga, karena terus terang makin lama jadwal pumping saya makin berantakan apalagi kalo pisah dari anak πŸ™„Β  Lalu, saya mulai browsing sana sini, baca blog emak-emak yang kudu pumping selama beberapa waktu dan bagaimana me-manage agar ASIP senantiasa beku dan dingin. Jadi, apa saja persiapannya?

1. Cooler bag / Cooler box

Awalnya saya mau membawa cooler box (iyya, box yang gede itu) untuk menampung asip kalo pulang nanti. Kalo di acehardware harganya bisa sekitar 500an ribu keatas. Mahal yah? Iyya πŸ˜…. Tapi setelah saya baca dan tanya sana sini lalu mempertimbangkan jadwal pumping saya, akhirnya saya malah beli cooler bag merek mobicool Karena katanya tas ini bisa lumayan menahan dingin lebih lama dari tas2 lainnya. Sedikit tips buat buibuk eping yg mau perjalanan jauh dan sedikit hemat, gunakanlah styrofoam box! Konon, ini lebih tahan lama dari cooler box yang mehong itu. Tapi kenapa saya ga pake itu? Karena ga mau rempong! (Jgn ditiru yahπŸ˜‚πŸ˜‚).

WhatsApp Image 2017-08-13 at 22.34.56

modal nekat cuman bawa 2 cooler bag, not even cooler box *jewer*

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment