Polycystic Ovary Syndrome

Pernah dengar sesuatu yang bernama ‘PCOS’? kalau saya ga ke dokter pagi itu, mungkin saya juga belum pernah mendengarnya. Kenapa tiba-tiba saya dengar PCOS? karena ternyata setelah penjelasan panjang lebar dari dokter, saya ini salah satu pengidap PCOS. Terus PCOS itu apa?

picture_ovaries1

Okeh, PCOS atau singkatan dariย Polycystic Ovary Syndromeย adalah sindrom pada perempuan dimana sel-sel telur di ovarium tidak bisa matang/membesar dengan normal. Karena sel-sel telurnya tidak matang maka tidak terjadi yang namanya pembuahan. Biasanya penderita PCOS itu mempunyai pertumbuhan rambut/bulu ย yang berlebih, haid tidak teratur, jerawatan dan obesitas. Kalo dilihat dari gejala diatas sih emang saya banget, apalagi setelah nikah, jarum timbangan arahnya kekanan muluk.

Kaget? jelas. Tapi setelah mendengar penjelasan dari dokter dan hasil googling, PCOS memang tidak dapat disembuhkan, tapi dapat diobati. Salah satunya adalah dengan hidup sehat. Saya akui, dulu sebelum saya nikah, saya kurus, jadi saya merasa bebas memakan apa saja, entah itu gorengan, daging atau apapun yang dapat membuat berat badan saya naik. Ujung-ujungnya adalah saya kebablasan dan ga bisa stop ๐Ÿ˜† Jadi, untuk penderita PCOS, kudu aktif olahraga, jangan makan gorengan, hindari makanan manis, perbanyak buah-buahan. Kok seperti diet ya? emberrrr cyns :mrgreen: Iyya, kudu diet, alias megurangi berat badan.

Dr.Satrio, dokter saya di RSPP, memberikan saya obat KB, Diane 35 untuk perbaiki siklus menstruasi saya, plus bisa ngilangin jerawat juga katanya ๐Ÿ™‚ dan inlacin, obat untuk menurunkan kadar gula saya. Selebihnya? “mbak chichi olahraga & diet sehat ya, setelah haid baru tes darah dan kembali lagi kesini, ingat..berat badannya harus udah turun lho dari berat yang sekarang” jengjengggg! Jadilah, sekarang saya & suami saya yang ganteng itu rutin ngegym (lagi), dan makan makanan yang sehat alias tidak minyak2an. Berat? lumayan bokkk, apalagi gorengan di kantor tiap hari kaya manggil-manggil buat dimakan, belom lagi soft drink yang berwarna merah itu, sampai di rumah, masih ada indomie goreng yang paling enak dimakan malam-malam pakai telur plus es milo *slruuppp* *glukkk* ๐Ÿ˜†

Saya akui, saya hidup tidak sesehat itu, kadang-kadang saya cheat. Tapi, saya dan suami tetap berfikir positif, apa yang sekarang kami jalani, pasti punya hikmah. Mungkin, kami disuruh travelling sepuasnya dulu? #IniKode ๐Ÿ˜† Dan, kami pun masih tetap sabar menunggu dekbay :). Kadang-kadanga ya kesel juga, kok ya kami dikasih cobaan kaya gini, apalagi kalo ada teman yang cerita kalo dia sebenarnya nunda, tapi malah dikasih, atau baru sebulan nikah langsung isi, rasanya kok ya gemesssssss hehehe… :p

Nah, kemarin saya sudah tes darah, hasil pemeriksaan hormon saya belum keluar, katanya sih seminggu, tapi hasil gula darah saya menunjukkan keadaan normal *alhamdulillah*. Trus ga mau coba ke pengobatan alternatif bo? pingin, tapi saya maunya satu-satu dulu. Beberapa bulan lalu, tiap pulang ke makassar, saya selalu dipijat, tapi ternyata belum membuahkan hasil, mudah-mudahan program yang sekarang bisa membuat saya & suami saya mendapatkan rejeki anak * mana aminnyaaaaaaaaaa* *aminnnnnn* ๐Ÿ™‚

Jadi, buat kalian yang menderita PCOS, you’re not alone, darl! mari kita sama-sama melawan penyakit yang menyebalkan ini yah, semangat!!

PS : ada yang mau berbagi resep makanan buat diet sama saya? ๐Ÿ˜€

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Polycystic Ovary Syndrome

  1. Inart says:

    Pertanyaan tentang “hamil” memang sangat sensi untuk pasangan yang sudah menikah, sama sensinya pertanyaan kapan wisuda untuk mahasiswa tingkat akhir. hehe. I fell you, say. Saya juga didiognasa PCOs, meski sudah minum obat hormon double dosis sel telurku tidak mau berkembang. kecil-kecil saja. Alhamdulillah, setelah 2 tahun penantian akhirnya hamil juga malah setelah berhenti minum obat. Apapun penyakitnya, yakin saja, Tuhan akan memberikan debay pada waktunya.

  2. Inart says:

    Typo: diagnosa. hehe
    semoga ini bisa menginspirasi dan jadi motivasi untuk tetap semangat

    https://inart.wordpress.com/2014/03/15/yah-saya-akhirnya-hamil/

    • chiekebvo says:

      saya mau nangis bacanya nart :’) , muudah2an saya bisa sekuat kamu, dan bisa cepat dapat momongan juga seperti kamu. Sampai saat ini saya & suami tetap semangat dan berfikir positif, semua pasti ada hikmahnya, dan semua pasti indah pada waktunya. Makasih buat sharingnya :hug:

  3. iLLa says:

    I feel you, chie huhuhuu
    Sudah berapa teman yg belakangan dr saya tapi sudah hamil, ada yg sudah punya anak pun. Bikin galau ke mana-mana. Sudah periksa ke dokter pun, sdh dikasi obat kesuburan buat sy dan suami, dan belum jadi pun.
    Tetap semangat darling.. Semoga segera ada kabar bahagia setelah ini :’)

  4. Pingback: #Pregnancy | it's kebvo life style

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s