Membuat paspor tanpa ngantri

Waktu itu saya lagi ga ada rencana kemana-mana sih, cuman pas lagi nyadar aja kalo masa berlaku paspor udah mau habis. Memang belum habis banget, tapi 6 bulan sebelum masa berlaku habis, paspor udah ga bisa kepakai lagi. Nah, saya kepinginnya kali ini bikin e-paspor. Kenapa? Ya kaliiii ada rejeki buat ke jepang, karena pengguna e-paspor tidak dikenakan biaya visa (amin, ya Allah 😀 ). Lalu, bedanya apa dengan paspor biasa? Sebenarnya fungsinya sama, sebagai tanda identitas kita, bedanya pada tingkat kelengkapan data & akurasi data. Paspor biasa cuman ada data diri & foto, sedangkan kalo e-paspor ada biometrik data & sidik jari, oleh karenanya e-paspor memiliki data yang lebih lengkap & akurat sehingga aman & tidak mudah untuk dipalsukan. Pada saat pemeriksaan pun bisa melalui autogate sehingga bisa mempersingkat waktu pemeriksaan. Dari segi fisik, didalam e-paspor ini ada chipnya, makanya  ga bisa ditekuk.

wp-image-1500822541jpg

Nahh..Mulailah saya nyari-nyari info perihal e-paspor ini, kata teman, dulu dia ampe rela ngantri dari jam 5 subuh buat dapatin nomor antrian di imigrasi (ebusett dahhh 😯 ), tapi itu duluuu..karena ternyata sekarang sistemnya sudah online. Kita hanya perlu mendaftar di website imigrasi atau bisa juga mendowload aplikasi antrian paspor online, trus pilih lokasi imigrasi yang kita tuju, pilihlah hari yang kuotanya masih belum full. Selesai dehh.

This slideshow requires JavaScript.

Nanti pihak imigrasi akan mengirimkan email, didalamnya terdapat barcode dan jadwal kita. Ini membantu banget, soalnya ga ada lagi itu namanya ngantri pagi-pagi maligi. Selanjutnya adalah proses interview. Yahh, paling ditanya-tanyain mau kemana atau kerja dimana (yang jelas ga ampe nanyain, kamu sudah ada yang punya atau ga 😆 ), difoto, sidik jari, selesai deh.

This slideshow requires JavaScript.

Sebelum ke imigrasi, jangan lupa untuk membawa persyaratannya:

  1. Paspor lama (kalau kalian mau ganti paspor)
  2. KTP Asli & fotocopy 1 lembar
  3. Kartu Keluarga Asli & Fotocopy 1 lembar
  4. Akte Lahir

Untuk biaya e-paspor lebih mahal dari passport biasa ya. Harganya 600.000 (sekitar tahun 2018) untuk yang 48 halaman yang bisa ditransfer ke rekening bank BNI/BRI//MANDIRI (waktu itu saya ke bank BNI), setelah bayar, bukti pembayaran disimpan untuk pengambilan paspor nanti. Proses pembuatannya sekitar 7 hari kerja atau lebih setelah pembayaran. Enaknya sebelum kita ngambil paspornya, kita bisa ngecek dulu via whatsapp, apakah paspor kita sudah jadi atau belom, biar ga bolak balik. Kemarin saya prosesnya di Imigrasi Warung Buncit, no whatsappnya +62 813-8171-0123. Bisa daftar via whatsapp juga sih sebenarnya, tapi enakan lewat web/aplikasi sih. Untuk info nomor-nomor whatsapp tiap imigrasi bisa dilihat di website imigrasi sendiri ya 😉

Kadang-kadang pihak imigrasi juga membuat imigrasi (?) dadakan di mall. Cuman ya ituu, kuotanya tidak sebanyak yang biasa, dan antriannya pun lebih panjang karena tidak menggunakan sistem online. Tapi plusnya, yang rumahnya dekat bisa datang kesana, asal datangnya pagi-pagi maligi 🙄
Terima kasih pihak imigrasi karena lebih memudahkan kami dengan adanya antrian paspor online, ketimbang nyari calo yang harga jasanya aduhaii sekalii :mrgreen:

PS: gambar aplikasi diambil dari google

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s